Persis empat tahun hitung mundur kick-off Piala Dunia 2022 di Qatar. Walau begitu, kontroversi masih mengiringi persiapan Qatar dalam menggelar kompetisi sepakbola terakbar itu.

Presiden FIFA, Gianni Infantino dalam sebuah konferensi pers yang memastikan bahwa turnamen yang akan diselenggarakan empat tahun lagi ini akan dilangsungkan dari tanggal 21 November sampai 18 Desember 2022.

Meski sebelumnya banyak pihak mengkritik Qatar karena tak punya tradisi sepakbola yang mengakar, memiliki catatan hak asasi manusia yang buruk, hingga faktor cuaca panas yang membuat jadwal turnamen digeser pada 21 November – 18 Desember 2022.

Presiden FIFA Giani Infantino pekan lalu mengklaim mayoritas federasi sepak bola nasional mendukung ide memperluas turnamen Piala Dunia. Keputusan mengenai rencana penambahkan jumlah tim diperkirakan akan dibuat pada Maret, menjelang penarikan undian laga kualifikasi.

Qatar tidak akan memutuskan apakah akan memperluas Piala Dunia 2022 menjadi 48 tim, dari 32 sampai pihaknya sudah melihat rincian hasil studi kelayakan dari FIFA, kata pejabat dari organisasi penyelenggara Piala Dunia Qatar.

Akses Dekat

“Semua syarat sudah ada untuk menjadikan Piala Dunia 2022 sebagai ajang tak terlupakan. Ini akan menjadi Piala Dunia yang ringkas, karena tiap stadion hanya berjarak satu jam perjalanan,” kata Infantino seperti dikutip FIFA.com.

Negara mungil tapi kaya itu sedang mendorong rencana ambisius memperbaiki infrastruktur menjelang 2022, yang termasuk menggelontorkan $6-8 miliar untuk membangun 8 stadion dan fasilitas olahraga.

Sebagian besar dari fasilitas itu akan dibongkar atau peruntukkannya diubah setelah gelaran sepak bola terbesar sejagad selesai. Rencana lainnya, fasilitas-fasilitas olahraga itu akan disumbangkan ke negara-negara berkembang untuk mempromosikan olahraga.

Di sisi lain Gareth Southgate dengan tegas menolak proposal federasi sepak bola dunia yang akan menambah jumlah peserta putaran final Piala Dunia menjadi 48 tim.

Menurut Southgate, penambahan jumlah peserta justru membuat penonton bosan dan laga kualifikasi menjadi tidak menarik lagi.

Sedangkan FIFA tahun lalu mengadakan pemungutan suara untuk menambah jumlah tim yang berlaga di Piala Dunia menjadi 48 tim, mulai 2026. Tapi sejak itu, Infantino berpikir tentang kemungkinan menerapkan perubahan itu lebih cepat pada 2022. Dia mengatakan dengan perubahan jumlah tim akan mengharuskan beberapa laga digelar di luar Qatar.

Source bandarjudiqq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here