HASILPREDIKSI | Argentina masa kini tidak segahar masa lalunya. Bahkan tim yang memakai seragam putih abu-abu ini sudah diremehkan oleh banyak publik sepak bola. Karena itu seluruh pemain Argentina akan all out di Piala Dunia 2018.

Mereka sangat bersemangat. Tapi hanya ada satu pemain yang sedih dengan diremehkannya tim nasional negaranya, yaitu Lionel Messi. Pemain bintang yang bermain di klub Barcelona ini sering kali menunjukkan rasa pesimis dan sikap cengeng. Sikap-sikap ini seharusnya jangan ditunjukkan ke muka umum.

Berbeda dengan Lionel Messi. Pemain Argentina yang bergabung di klub Manchester City, Marcos Rojo justru sangat bersemangat dan optimis. Ia bersama rekan-rekannya akan all out dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk publik Argentina.

Salah satu alasan Marcos Rojo begitu bersemangat adalah karena ia ingin membalas kekalahan timnas Argentina atas timnas Jerman. Di Piala Dunia 2014, mereka dikalahkan oleh Jerman secara telak dengan skor 0-1.

Pertandingan yang cukup menguras tenaga dan imbang membuat laga antara Argentina dan Jerman harus mengalami perpanjangan waktu. Di babak inilah Argentina harus bertekut lutut pada Jerman.

Marcos Rojo saat ini sudah berusia 28 tahun. Sebagai pemain sepak bola, bisa dikatakan ia sudah berumur. Tapi bila ditanya soal semangat dan ambisi, mungkin Marcos Rojo adalah satu-satunya pemain Argentina yang paling ingin membawa gelar juara Piala Dunia untuk negaranya.

Argentina Akan All Out di Piala Dunia 2018

Pemain yang sudah membela tim nasionalnya sebanyak 56 kali ini selalu mengatakan kepada media ataupun publik sepak bola dimana saja, bahwa ia dan rekan-rekannya akan melakukan segalanya supaya publik Argentina dapat merayakan kemenangan bersama.

Sayangnya Marcus Rojo pun masih terpesona oleh ketampanan Lionel Messi. Ia masih bergantung kepada kemampuan Lionel Messi. Sikap ini seharusnya jangan dicontoh dan dipertontonkan ke publik. Karena sebenarnya bukan Argentina yang diremehkan, tapi La Pulga!

Tim nasional Argentina harusnya menjelaskan tentang kesolidan tim dan akan bersama-sama mencapai tujuan dan kemenangan. Bukan hanya bergantung kepada Lionel Messi. Karena bagaimanapun Lionel Messi bukanlah si Tangan Tuhan.

Melihat rekam jejaknya, Messi memang memiliki kemampuan yang istimewa. Tapi sikap mentalnya belumlah dewasa. Nyatanya beberapa tahun yang lalu ia memutuskan untuk pensiun dari laga internasional hanya karena gagal membawa Argentina menjadi juara. Tapi kini ia kembali lagi bersama tim putih abu-abu di ajang Piala Dunia.

Messi harus mengasah mentalnya lagi supaya dapat bertahan dan mampu membuat rekan-rekannya percaya diri. Terpenting adalah mampu membuat rekan-rekannya tidak bergantung kepada dirinya. Karena sesungguhnya tiap pemain yang masuk ke dalam tim nasional adalah pemain-pemain sepak bola yang hebat.

Rasa percaya diri untuk setiap pemain, itulah yang sedang dibutuhkan oleh Argentina saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here